![]() |
| Muhammad Ichsan Abda |
Oleh: Muhammad Ichsan Abda
Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan untuk mengembangkan
potensi diri untuk memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
diri seseorang dan masyarakat.
Negara maju tentunya tidak terlepas dari pendidikan. Karena
pendidikan itulah yang menghantarkan
kita ke gerbang keadilan. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pendidikan yang cukup baik untuk saat ini,
akan tetapi banyak daerah yang belum mendapat
kemerataan pendidikan di Indonesia, sistem yang berubah-ubah yang
membuat tenaga pengajar mengeluh dan
tidak sempurna proses pembelajaran. Tapi, Indonesia punya potensi, Indonesia punya pelajar yang semangat belajar
tinggi.
Saya memandang masa depan pendidikan Indonesia yang lebih
baik diperlukan suatu pengabdian.
Pengabdian yang didasarkan atas rasa cinta tanah air dan ketulusan dalam berkorban untuk membawa perubahan bagi Bangsa
Indonesia yang lebih baik di hari esok. Perubahan untuk pendidikan Indonesia
merupakan dambaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena kita pasti sudah lelah
dengan keadaan yang selalu terpuruk sampai hari ini. Bangsa Indonesia katanya
sudah merdeka tetapi belum merdeka dari keadilan karena jabatan dan kepentingan
yang telah menghancurkan tiang dan pondasi keadilan di negeri ini. Bangsa Indonesia katanya negara yang kaya tetapi
untuk memenuhi kebutuhan pokoknya saja justru harus mengimpor. Bangsa Indonesia
katanya bangsa yang makmur tapi rakyatnya hidup dalam penderitaan dan
kekurangan serta terhimpit dalam tekanan ekonomi. Katanya bangsa Indonesia
sekali lagi sudah merdeka, tetapi bangsa ini masih belum merdeka dari
kebodohan. Kebodohan yang bukan saja karena tidak mendapat pendidikan tetapi
juga kebodohan moral. Kebodohan moral inilah yang membuat pribadi-pribadi
bermental malas dan korup merajarela di bumi pertiwi.
Maka dari itu perubahan sejatinya sudah merupakan hal yang
pasti. Perubahan menjadi cita-cita bersama. Untuk mewujudkan suatu perubahan
bangsa Indonesia yang lebih baik, maka bangsa Indonesia membutuhkan suatu
generasi perubahan bukan lagi generasi penerus. Generasi perubahan, merupakan generasi
dengan intelektualitas yang tinggi serta memiliki akhlak, moral, dan integritas
yang baik. Generasi perubahan adalah generasi yang mampu membawa reformasi dan
menumbangkan segala keterpurukan serta kekuasaan yang berdasarkan kepentingan.
Generasi perubahan akan mampu menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang
lebih terhormat di jajaran dunia mancanegara. Maka dari itu generasi penerus
sudah harus berakhir karena mereka tentu saja hanya akan meneruskan
keterpurukan dan tidak akan membawa perubahan yang lebih baik untuk menyongsong
Indonesia di hari esok yang lebih baik.
Indonesia saat ini sudah mendirikan lembaga pembelajaran
yang dapat mengakses seluruh wilayah pedalaman. Sampai saat ini kondisi
pendidikan di wilayah pedalaman masih sangat memprihatinkan. Para peserta didik
harus berjuang untuk mencapai ke tempat mereka sekolah. Tidak sampai di situ
himpitan ekonomi yang mereka rasakan juga menjadi beban tersendiri. Dan yang lebih
ironis adalah kurangnya tenaga pengajar yang memenuhi juga menjadi hambatan yang krusial bagi
pengembangan pendidikan di wilayah pedalaman. Dengan adanya lembaga
pembelajaran yang didukung oleh tenaga-tenaga pengajar dari “Indonesia
Mengajar” yang didirikan oleh Prof. Anies Baswedan, maka adalah harapan dan
kebahagiaan bagi saya tatkala tumbuh tunas-tunas bangsa dari pedalaman yang
kelak akan menjadi insan baru Indonesia yang cerdas dan memiliki
intelektualitas yang tinggi seperti Pengajar Muda Angkatan XIII Indonesia
Mengajar yang bertugas di pendalaman tanah kelahiran saya saat ini (Aceh Utara,
Aceh). Merekalah yang mengajak membangun gampong dan membangun pendidikan dari
keterpurukan yang dialami di daerah pendalaman. Bahkan mereka mengambil peran
untuk kemajuan Indonesia yang lebih pesat.
Pada akhirnya suatu pengabdian untuk Indonesia yang lebih
baikadalah harapan dan kebahagiaan yang ingin saya capai. Saya teringat pada
pesan salah satu pejuang kemerdekaan yang menyatakan bahwa Indonesia harus
mencapai kemerdekaan selanjutnya yang berarti kemerdekaan yang sesungguhnya.
Saya ingin mewujudkan pesan beliau. Dan pengabdian yang ingin saya lakukan
adalah ketulusan dengan didasarkan rasa cinta tanah air yang mendalam.
Kecintaan pada tanah air-lah yang akan membuat bangsa Indonesia lebih baik di
masa depan.
Melihat pendidikan Indonesia masa depan harus dengan
optimisme. Kendati keterpurukan masih kita rasakan hari ini, tetapi itu semua
harus menjadi motivasi untuk perubahan pendidikan Indonesia yang lebih baik di masa
mendatang. Optimisme apapun itu adalah Harapan. Harapan adalah kekuatan yang
akan mampu memberikan energi bagi perubahan pendidikan Indonesia yang lebih
baik. Dan pada akhirnya pendidikan Indonesia di masa depan adalah sebuah awal
pengabdian panjang untuk tanah air tercinta. Pendidikan adalah salah satu tonggak
utama sebelum membangun negara.
Tiga kata untuk pendidikan Indonesia masa depan, pengabdian,
motivasi, dan harapan.
Muhammad Ichsan Abda
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika 2016-2018, Korsubwil Aceh Ikahimatika Indonesia 2017-2018, dan Project Leader Turun Tangan Lhokseumawe 2017-2018.
Editor: Tim Redaksi
