Optimisme Pemuda Pasee Terhadap Pendidikan - CAKRA HIMAS FKIP UNSYIAH

Breaking

Tuesday, May 30, 2017

Optimisme Pemuda Pasee Terhadap Pendidikan

Muhammad Ichsan Abda
Oleh: Muhammad Ichsan Abda
Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan untuk mengembangkan potensi diri  untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,  akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan diri seseorang dan masyarakat.

Negara maju tentunya tidak terlepas dari pendidikan. Karena pendidikan itulah yang  menghantarkan kita ke gerbang keadilan. Indonesia merupakan salah satu negara dengan  pendidikan yang cukup baik untuk saat ini, akan tetapi banyak daerah yang belum mendapat  kemerataan pendidikan di Indonesia, sistem yang berubah-ubah yang membuat tenaga  pengajar mengeluh dan tidak sempurna proses pembelajaran. Tapi, Indonesia punya potensi,  Indonesia punya pelajar yang semangat belajar tinggi.

Saya memandang masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik diperlukan suatu  pengabdian. Pengabdian yang didasarkan atas rasa cinta tanah air dan ketulusan dalam  berkorban untuk membawa perubahan bagi Bangsa Indonesia yang lebih baik di hari esok. Perubahan untuk pendidikan Indonesia merupakan dambaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena kita pasti sudah lelah dengan keadaan yang selalu terpuruk sampai hari ini. Bangsa Indonesia katanya sudah merdeka tetapi belum merdeka dari keadilan karena jabatan dan kepentingan yang telah menghancurkan tiang dan pondasi keadilan di negeri ini. Bangsa  Indonesia katanya negara yang kaya tetapi untuk memenuhi kebutuhan pokoknya saja justru harus mengimpor. Bangsa Indonesia katanya bangsa yang makmur tapi rakyatnya hidup dalam penderitaan dan kekurangan serta terhimpit dalam tekanan ekonomi. Katanya bangsa Indonesia sekali lagi sudah merdeka, tetapi bangsa ini masih belum merdeka dari kebodohan. Kebodohan yang bukan saja karena tidak mendapat pendidikan tetapi juga kebodohan moral. Kebodohan moral inilah yang membuat pribadi-pribadi bermental malas dan korup merajarela di bumi pertiwi.

Maka dari itu perubahan sejatinya sudah merupakan hal yang pasti. Perubahan menjadi cita-cita bersama. Untuk mewujudkan suatu perubahan bangsa Indonesia yang lebih baik, maka bangsa Indonesia membutuhkan suatu generasi perubahan bukan lagi generasi penerus. Generasi perubahan, merupakan generasi dengan intelektualitas yang tinggi serta memiliki akhlak, moral, dan integritas yang baik. Generasi perubahan adalah generasi yang mampu membawa reformasi dan menumbangkan segala keterpurukan serta kekuasaan yang berdasarkan kepentingan. Generasi perubahan akan mampu menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih terhormat di jajaran dunia mancanegara. Maka dari itu generasi penerus sudah harus berakhir karena mereka tentu saja hanya akan meneruskan keterpurukan dan tidak akan membawa perubahan yang lebih baik untuk menyongsong Indonesia di hari esok yang lebih baik.

Indonesia saat ini sudah mendirikan lembaga pembelajaran yang dapat mengakses seluruh wilayah pedalaman. Sampai saat ini kondisi pendidikan di wilayah pedalaman masih sangat memprihatinkan. Para peserta didik harus berjuang untuk mencapai ke tempat mereka sekolah. Tidak sampai di situ himpitan ekonomi yang mereka rasakan juga menjadi beban tersendiri. Dan yang lebih ironis adalah kurangnya tenaga pengajar yang memenuhi  juga menjadi hambatan yang krusial bagi pengembangan pendidikan di wilayah pedalaman. Dengan adanya lembaga pembelajaran yang didukung oleh tenaga-tenaga pengajar dari “Indonesia Mengajar” yang didirikan oleh Prof. Anies Baswedan, maka adalah harapan dan kebahagiaan bagi saya tatkala tumbuh tunas-tunas bangsa dari pedalaman yang kelak akan menjadi insan baru Indonesia yang cerdas dan memiliki intelektualitas yang tinggi seperti Pengajar Muda Angkatan XIII Indonesia Mengajar yang bertugas di pendalaman tanah kelahiran saya saat ini (Aceh Utara, Aceh). Merekalah yang mengajak membangun gampong dan membangun pendidikan dari keterpurukan yang dialami di daerah pendalaman. Bahkan mereka mengambil peran untuk kemajuan Indonesia yang lebih pesat.

Pada akhirnya suatu pengabdian untuk Indonesia yang lebih baikadalah harapan dan kebahagiaan yang ingin saya capai. Saya teringat pada pesan salah satu pejuang kemerdekaan yang menyatakan bahwa Indonesia harus mencapai kemerdekaan selanjutnya yang berarti kemerdekaan yang sesungguhnya. Saya ingin mewujudkan pesan beliau. Dan pengabdian yang ingin saya lakukan adalah ketulusan dengan didasarkan rasa cinta tanah air yang mendalam. Kecintaan pada tanah air-lah yang akan membuat bangsa Indonesia lebih baik di masa depan.

Melihat pendidikan Indonesia masa depan harus dengan optimisme. Kendati keterpurukan masih kita rasakan hari ini, tetapi itu semua harus menjadi motivasi untuk perubahan pendidikan Indonesia yang lebih baik di masa mendatang. Optimisme apapun itu adalah Harapan. Harapan adalah kekuatan yang akan mampu memberikan energi bagi perubahan pendidikan Indonesia yang lebih baik. Dan pada akhirnya pendidikan Indonesia di masa depan adalah sebuah awal pengabdian panjang untuk tanah air tercinta. Pendidikan adalah salah satu tonggak utama sebelum membangun negara.

Tiga kata untuk pendidikan Indonesia masa depan, pengabdian, motivasi, dan harapan.

Muhammad Ichsan Abda
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika 2016-2018, Korsubwil Aceh Ikahimatika Indonesia 2017-2018, dan Project Leader Turun Tangan Lhokseumawe 2017-2018.



Editor: Tim Redaksi
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment