Prajurit KRI Bung Tomo-357 Meriahkan Festival Di Beirut - CAKRA HIMAS FKIP UNSYIAH

Breaking

Friday, June 16, 2017

Prajurit KRI Bung Tomo-357 Meriahkan Festival Di Beirut

Pasukan perdamaian yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXIII-H Unifil Lebanon berbaris untuk mengikuti upacara melepas keberangkatan KRI Bung Tomo-357 ke Lebanon di dermaga Mako Kolinlamil, Jakarta, Kamis 27 Agustus 2015. @Doc. ANTARA Foto (Muhammad Adimaja).
Surabaya - Prajurit Kapal Perang Indonesia Bung Tomo-357 tampil memeriahkan acara "Nations Day Festival" di Zaytuna Bay, Beirut, Lebanon, dengan menampilkan sejumlah tarian tradisional Indonesia. 

"Kebetulan prajurit KRI Bung Tomo sedang melaksanakan misi perdamaian di Lebanon. Sekalian turut andil mendukung KBRI Beirut dalam pembukaan festival ini," ujar Kepala Dinas Penerangan Komando Armada Indonesia Kawasan Timur (Koarmatim) Letkol (KH) Maman Sulaeman di Surabaya, Senin.

Dia mengatakan Nations Day Festival merupakan kegiatan yang digelar oleh Kementerian Pariwisata Lebanon, yang berlangsung di Beirut, 9-11 Juni 2017 diikuti 11 negara yang memiliki kedutaan di Lebanon, dengan masing-masing membuka stan di arena festival. 

"Masing-masing negara berlomba-lomba menampilkan beragam produk khas seni-budaya dan pariwisata dari negaranya," katanya.

Dalam kesempatan itu prajurit KRI Bung Tomo menampilkan dua jenis tarian, yaitu tari Bali dan tari kreasi nusantara.

Menurut Maman, keterlibatan Indonesia dalam festival budaya di Lebanon ini patut dibanggakan. Terlebih dari 11 negara peserta, hanya dua negara yang menampilkan seni tarinya, yakni Turki dan Indonesia. 

"Turki tampil dengan tarian sufinya dan Indonesia tampil dengan tarian Bali dan kreasi nusantaranya," ujarnya. 

Maman menyebut penampilan tarian tradisional Indonesia oleh prajurit KRI Bung Tomo menarik perhatian penonton.

"Saya kira yang membuat penonton tertarik adalah kostum penari kita yang beragam," katanya. 

Dalam penampilan tersebut, Maman menjelaskan, prajurit KRI Bung Tomo mengenakan kostum baju adat dari daerah Bali, baju adat khas Dayak Kalimantan, Purbalingga, Cilacap Banyumasan, dan Madura. 

"Selain itu prajurit kita juga mengenakan kostum prajurit kraton Yogyakarta, kostum Warok Ponorogo, serta beberapa tokoh pewayangan seperti Punakawan, Hanoman, dan Gatotkaca, yang menggambarkan betapa kayanya budaya Indonesia," tuturnya.

Dengan berbagai keunikan ragam budaya Indonesia itu, lanjut Maman, membuat stan Indonesia di arena festival menjadi pilihan banyak pengunjung dari berbagai negara untuk mengabadikan momen festival dengan berfoto bersama.[] Sumber: Antara News


Editor: Tim Redaksi
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment