![]() |
| Ilustrasi. @Doc. Istimewa |
Jantho - Puluhan mahasiswa melakukan aksi protes saat pelantikan wakil rektor di depan kampus Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh pada pagi hari ini, Jum'at, 2 Juni 2017.
Aksi demo yang dilakukan ini adalah bentuk protes terhadap pihak kampus dan untuk mempertegas dukungan mereka terhadap pernyataan 26 mosi tidak percaya oleh para dosen kepada Rektor dan tenaga kependidikan ISBI Aceh pada Senin, 29 Mei 2017 lalu.
"Kami Mahasiswa dan mahasiswi ISBI Aceh mendukung sepenuhnya pernyataan 26 MOSI Tidak Percaya Kepada Rektor oleh Dosen ISBI Aceh dan menolak pelantikan pejabat Wakil Rektor 1 dan II yang dilakukan hari ini, karena tidak sesuai dengan ketentuan dalam STATUTA ISBI Aceh" Tulis mereka sebagai pernyataan sikap dalam rilis yang dikirimkan ke redaksi acehmediart.com pada Kamis dini hari.
Dalam pernyataan sikap itu, mahasiswa dan mahasiswi ISBI Aceh menyorot Rektor yang dianggap tidak bertanggung jawab atas jabatannya. Banyaknya masalah di ISBI yang menurut mereka adalah buntut dari tidak berpedomannya Rektor pada STATUTA ISBI Aceh.
Untuk itu, mereka menuntut Rektor untuk mengundurkan diri dari jabatannya dan mempertanggungjawabkan kinerjanya selama menjabat di ISBI Aceh, serta membuat pernyataan secara tertulis pada tuntutan aksi ini, yang ditandatangani di atas materai 6000.
Apabila Rektor tidak mengindahkan tuntutan-tuntutan di atas, mereka mengancam akan membuat aksi selanjutnya. Sementara beberapa dosen ditangkap pihak kepolisian dan mendapat perlakuan tidak menyenangkan berkaitan dengan aksi ini. (acehmediart.com akan segera merilis berita ini).
Pantauan acehmediart.com di lokasi aksi pada pagi hari ini, puluhan mahasiswa melakukan demo di luar gedung pelantikan Wakil Rektor, dengan gemuruh suara tuntutan. Salah satu yang menonjol adalah suara yang meminta Rektor untuk diturunkan.[] Sumber: Aceh Mediart
Editor: Tim Redaksi
