IEM World Championship 2018 Digelar Hari Ini, Pemain Indonesia Ikut Bertarung - CAKRA HIMAS FKIP UNSYIAH

Breaking

Tuesday, February 27, 2018

IEM World Championship 2018 Digelar Hari Ini, Pemain Indonesia Ikut Bertarung

CS:GO

IEM World Championship 2018 Digelar Hari Ini, Pemain Indonesia Ikut Bertarung

Ilustrasi CS:GO. (Doc. Istimewa).
Banda Aceh - Turnamen dunia game online Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO) bertajuk IEM World Championship 2018 telah tiba. Kota Katowice, Polandia pun berkesempatan menjadi tuan rumah dari ajang yang memasuki tahun ke-12 ini.

Sebanyak 16 tim eSport CS:GO terbaik dunia pun siap bertarung mulai hari ini, Selasa, 27 Februari hingga Sabtu, 4 Maret 2018. Mereka akan memperebutkan trofi untuk menjadi tim CS:GO terbaik dunia.

Tentunya, hadiah dari turnamen kelas premier ini tidak main. Dimana juara satu juga akan mendapatkan uang tunai sebesar 250 ribu dolar AS atau setara Rp3,4 miliar.

16 tim yang bertarung terdiri dari tujuh tim yang merupakan undangan khusus dari pihak panitia, sementara sisanya harus melewati babak kualifikasi dari masing-masing zona di dunia.

Tujuh tim yang mendapat tempat khusus antara lain Astralis (Denmark), Cloud9 (Amerika), FaZe Clan (Amerika), G2 Esports (Spanyol), Ninjas in Pyjamas (Swedia), SK Gaming (Jerman), dan Virtus.pro (Rusia).

Sementara tim yang harus melewati babak kualifikasi adalah Heroic, Fnatic, North, dan Gambit Esports yang merupakan tim yang lolos dari zona Eropa. Kemudian ada juga Team Liquid dan Renegades yang menjadi perwakilan zona Amerika Utara.

Untuk zona Oceania, ada Order. Sementara untuk zona Asia, ada TyLoo, tim CS:GO asal Negeri Tirai Bambu, China. Meski begitu, TyLoo juga diperkuat oleh dua player CS:GO profesional Indonesia, yakni xccurate (Kevin Susanto) dan BnTeT (Hansel Ferdinand).

Kedua pro player asli Indonesia ini sebelumnya pernah bermain untuk tim CS:GO Indonesia, Recca Esports yang kemudian ditarik TyLoo untuk mengikuti turnamen dunia tahun ini.

Tentunya kehadiran pemain Indonesia dalam turnamen ini menjadi sejarah baru. Pasalnya, Indonesia belum pernah berhasil masuk dalam turnamen tersebut.

Bahkan di tahun ini, Indonesia bahkan tidak berhasil masuk dalam babak kualifikasi tertutup zona Asia.[] Sumber: akurat.co

Editor:
Tim Redaksi
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment