Tak Mampu Qanunkan RAPBA, BEM Unsyiah Kesalkan Kinerja Gubernur dan DPRA - CAKRA HIMAS FKIP UNSYIAH

Breaking

Wednesday, February 28, 2018

Tak Mampu Qanunkan RAPBA, BEM Unsyiah Kesalkan Kinerja Gubernur dan DPRA

Tak Mampu Qanunkan RAPBA, BEM Unsyiah Kesalkan Kinerja Gubernur dan DPRA

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah, Yasir. (Doc. Istimewa)
Banda Aceh - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah menyesalkan kinerja Gubernur dan DPR Aceh jika sampai APBA 2018 gagal ditetapkan dengan qanun.

BEM Unsyiah menyampaikan itu menyikapi surat Gubernur Aceh kepada Ketua DPRA, Selasa, 27 Februari 2018. Melalui surat itu, gubernur dinilai memberi sinyal akan menetapkan APBA 2018 dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh. (Baca: Surati Ketua DPRA,Gubernur Aceh akan Pergubkan APBA 2018?)

Presiden Mahasiswa (PEMA) Unsyiah, Yasir, dan Dirjen Aksi dan Advokasi BEM Unsyiah, Syahrial, melalui siaran pers diterima, Rabu, 28 Februari 2018, menyebutkan, APBA sangat penting bagi rakyat Aceh.

BEM Unsyiah menilai, peran DPRA sangat strategis dalam membahas APBA. “Ada 81 anggota DPRA yang sebenarnya mampu membuat suatu kebijakan pro terhadap rakyat Aceh. Namun setelah kita lihat apa yang terjadi sekarang ini, DPRA malah tidak mampu membuat aturan qanun terkait APBA”.

Itu sebabnya, BEM Unsyiah sangat menyesalkan hal tersebut dan menilai DPRA tidak serius untuk menyelesaikan pembahasan APBA. Padahal mereka digaji untuk tugas itu. "Anggota DPRA jangan terlalu banyak makan uang rakyat Aceh namun tidak bisa memberikan apapun untuk kesejahteraan rakyat Aceh. Seharusnya jumlah anggota DPRA 81 orang bisa memberikan hasil kebijakan dengan mengqanunkan APBA 2018,” kata PEMA Unsyiah, Yasir.

BEM Unsyiah juga menyesalkan sikap Gubernur Aceh yang dinilai akan mempergubkan APBA 2018. Menurut BEM Unsyiah, tidak menutup kemungkinan akan ada aksi besar melibatkan mahasiswa untuk memprotes kebijakan mempergubkan APBA.

“Kami mahasiswa Aceh yang peduli dan memperjuangkan hak dan aspirasi rakyat Aceh sangat menyesalkan atas kebijakan yang diambil oleh Gubernur Aceh, dan tidak seriusnya DPRA untuk membentuk Qanun APBA. Tidak menutup kemungkinan akan ada aksi protes yang lebih besar lagi dengan melibatkan seluruh mahasiswa Aceh serta aktivis se-Aceh," ujar Syahrial, Dirjen Aksi dan Advokasi BEM Unsyiah.

Editor:
Tim Redaksi
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment