Banda Aceh - Selama menjalani puasa, tubuh bisa mengalami kekurangan asupan cairan di dalam tubuh apalagi dengan kondisi cuaca yang tidak beraturan atau pancaroba (terkadang sangat panas dan tiba-tiba turun hujan). Akibatnya, banyak yang mengalami sakit, khususnya sakit tenggorokan dikarenakan kekurangan cairan. Ketika mengalami sakit tenggorokan, beberapa orang ada yang segera langsung memutuskan untuk pergi dan mengecek kesehatan ke dokter.
Alangkah baiknya jika dapat menjalani puasa dengan tubuh yang sehat tanpa mengalami sakit tenggorokan (radang). Namun, bagaimana cara mengetahui dan mencegah agar tubuh tidak mengalami sakit tenggorokan (radang)?
Berdasarkan informasi kesehatan yang Cakra Himas FKIP Unsyiah dapatkan dari situs ciriciriradangtenggorokan.com, penyakit radang tenggorokan disebabkan karena adanya virus yang masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi tenggorokan sehingga mengakibatkan radang tenggorokan. Dampak yang ditimbulkan yakni luka di tenggorokan serta akan merasakan sakit bila menelan makanan dan minuman. Selain itu, radang tenggorokan bisa disebabkan karena campurnya penggunaan alat bantu makan dengan orang yang sedang sakit (dimasukkan ke dalam mulut).
Adapun ciri-ciri dari penyakit radang tenggorokan adalah sebagai berikut:
Demam
Terinfeksinya tenggorokan karena virus mengakibatkan suhu tubuh naik atau demam. Selain demam, gejala yang timbul pada sakit radang tenggorokan berupa pusing atau merasakan sakit di bagaian kepala.
Sakit Tenggorokan
Radang tenggorokan sudah pasti akan mengakibatkan sakit pada tenggorokan. Tenggorokan yang sakit juga akan membuat warna tenggorokan menjadi lebih merah dibandingkan saat kondisi normal.
Nyeri Otot
Selama mengalami radang tenggorokan, otot-otot yang ada pada tubuh kita akan terasa nyeri. Hal ini disebabkan karena virus atau pun bakteri telah mengakibatkan suhu tubuh menjadi naik atau demam sehingga otot-otot yang ada akan terasa lemas dan nyeri.
Batuk
Batuk tidak hanya dapat dialami ketika sakit pada saluran pernafasan seperti penyakit paru-paru atau bronkitis. Batuk juga bagian dari ciri-ciri orang yang mengalami sakit radang tenggorokan yang disebabkan masuknya virus atau bakteri melalui mulut maupun hidung.
Hidung Berair
Virus atau pun bakteri yang menyerang tenggorokan hingga mengakibatkan radang tenggorokan bukan hanya mengalami batuk saja. Akan tetapi, alat pernafasan seperti hidung juga mengalami sakit berupa hidung berair. Hal ini disebabkan karena mukosa yang ada di dalam hidung maupun bagian lainnya akan meningkatkan produksi cairan jika tubuh mengalami infeksi.
Pembengkakan Tongsil
Ketika mengalami radang tenggorokan, bagian yang terganggu bukan hanya pada tenggorokan saja melainkan juga terjadi pembengkakan pada bagian tongsil. Selama mengalami radang tenggorokan, tongsil dan juga kelenjar getah bening dapat mengalami pembengkakan.
Penyakit radang tenggorokan meskipun termasuk ke dalam jenis penyakit infeksi ringan, namun sangat menyiksa jika mengalaminya, terutama saat menelan makanan dan juga minuman. Resiko yang paling tinggi diserang penyakit radang tenggorokan yakni pada usia remaja dan anak-anak. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh atau sistem imunnya belum dapat bekerja dengan maksimal melawan serangan virus atau pun bakteri.
Editor: Tim Redaksi
